Langsung ke konten utama

Prudence Of God ~ (POG)




Proverbs 3:5-6   5 Trust in the LORD with all your heart; do not depend on your own understanding.  6 Seek his will in all you do, and he will direct your paths.




Prudence of God will bring God's people into 2 experience of life:


1. To trust in the LORD with all their heart.
Proverbs 3: 5 Trust in the LORD with all your heart; do not depend on your own understanding.

The strongest enemy of trusting the LORD is our own understanding.
I have experience as an example of trusting the LORD VS depending on human understanding.

In year 2010, one of our local staff I TMC decide to resign. The problem following his reassignment is he asking for transfer all property on his name to the other name. Years past TMC has bought property on his name, a building on the SR town and 60,5 hectare land in Kampong Chnaang Province. The cost for all transfer is reach $50.000 (a cost of 2-3 years expenses of our ministry in Cambodia).

Some suggest to go in the court because he seems to force TMC, some suggest sell the property and shout down ministry, many said many thing but I decide to follow the direction of our international director. He decide to love this person's staff, every email he make between them both he always cc to me and I can see his love to my former staff friend ad to Cambodia. In the midst of many suggestion and consuls I confuse so decide to love him by being patient in answering all the question and to visited his house, spent night with his family.

The result is he still begging for many from USA (our head quarter) and they get tired with him so not listen to him anymore. But with me he commit to hold the property on his name until we can have local board member to process from his name to the board name.

I know many ministry experience this thing like this, to day I encourage you to trust in the LORD.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IMAN DAN TANDA (Matius 16:1-4)

Matthew 16:1-4   1 Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka.   2 Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah,   3 dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.   4 Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi. Iman vs Tanda Orang Saduki dan Orang Farisi adalah kaum terpelajar yang secara khusus mendalami hukum-hukum Yahudi. Mereka juga hidup dalam penantian yang pasti akan kehadiran Mesias. Mereka jugalah yang terus menghidupkan pengharapan akan kedatangan Mesias dalam kehidupan ibadah orang Yahudi.  Mereka hidup dalam meditasi dan perenungan iman Yahudi mereka. P...

PEMIMPIN TUKANG POS (Bagian 4 - Penutup)

Kepemimpinan Harun, Saul dan Pilatus menggambarkan gaya pemimpin yang menghindari tanggung jawab, dan dari kisah mereka, kita belajar hal-hal krusial yang wajib direnungkan oleh pemimpin masa kini. 5 Implikasi Kepemimpinan dari Harun, Saul, dan Pilatus 1. Kepemimpinan butuh keberanian moral, bukan hanya status - Jabatan tanpa keberanian untuk menegakkan nilai akan berujung pada kepemimpinan yang kosong dan mudah ditekan.  2. Ketidakjelasan posisi memperlemah integritas pemimpin - Ketika pemimpin enggan menunjukkan sikap dalam konflik, kepercayaan tim dan efektivitas organisasi menurun.  3. Kompromi demi kenyamanan bisa mengkhianati panggilan spiritual - Seperti Saul dan Pilatus, keputusan yang dibuat demi “ketenangan” bisa menyisakan jejak ketidakadilan dan kerusakan rohani.  4. Kepemimpinan pasif melahirkan kekacauan dan penyimpangan - Seperti Harun, ketidakaktifan dalam menegur atau menyaring kehendak massa bisa menghasilkan pelanggaran serius terhadap kehendak Tuhan....

PEMIMPIN TUKANG POS (Bagian 3)

Refleksi dari Harun, Saul, dan Pilatus memberi kita cermin yang tajam tentang tantangan kepemimpinan masa kini—baik dalam pelayanan, organisasi, maupun komunitas. Berikut beberapa implikasi penting yang bisa ditarik: 1. Kepemimpinan Tak Bisa Netral Secara Moral - Implikasi: Di era yang penuh opini, seorang pemimpin yang tidak bersuara justru memperkuat kebingungan dan ketidakadilan. "Netralitas" bukan solusi saat kebenaran dipertaruhkan. - Contoh masa kini: Ketika konflik muncul dalam tim, pemimpin dituntut untuk meluruskan dengan kejelasan nilai, bukan sekadar fasilitasi dialog. Berikut beberapa contoh pemimpin dalam sejarah Kekristenan yang tidak mengambil posisi netral secara moral Martin Luther – Reformasi Gereja (1517) - Konteks: Gereja Katolik saat itu menjual surat pengampunan dosa (indulgensi), yang dianggap menyimpang dari ajaran Alkitab. - Tindakan: Luther menempelkan 95 tesis di pintu gereja Wittenberg, menantang otoritas gereja dan menyerukan reformasi. - Keberani...