Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label KITAB MATIUS

IMAN SI PELACUR. I (Matius 1:3)

Ada fakta menarik dalam silsilah Yesus Kristus yaitu kisah 2 pelacur yang kemudian menjadi nenek moyang Yesus Kristus. Sebagai manusia kita tak dapat menentukan dari siapa dan keluarga yang bagaimanakah kita ingin dilahirkan. Namun sebagai Anak Allah Yesus Kristus tentulah bisa memilih dari siapa IA ingin dilahirkan. Mengapa Allah memilih Tamar dan Rahab menjadi bagian dari wanita yang melahirkan nenek moyang Yesus Kristus? 2 wanita yang tercatat dalam ayat 3 dan ayat 5 dari Matius 1 ini adalah Pelacur. Jadi faktanya ialah Yesus Kristus, Sang Raja Mulia, lahir dari keturunan 2 wanita pelacur. Apa pendapat anda? Tak mungkin!!! Apakah saya sedang menelanjangi rendahnya status kebangsawanan Yesus Kristus sebagai keturunan raja Daud ataukah Alkitab memang tak menutup-nutupi jati diri Yesus Kristus Sang Anak Allah yang hidup itu? Untuk menjembatani kedua kutub diatas, marilah kita melihat kedua wanita pelacur ini secara dekat, melihat kehidupan pribadi mereka, keluarga m...

IMAN KITA (Matius 1:1-17)

Injil Matius diawali dengan sebuah kesaksian hebat dari nama-nama sederhana yang menulis sejarah hidup mereka dalam iman dan kesetiaan mereka tentang Allah yang sempurna, Allah yang mengasihi tanpa panda bulu, Allah yang memulihkan dan Allah yang setia terhadap kehidupan yang telah dimulaiNya sendiri. Allah ini memandang dunia dalam 2 cara pandang yang berbeda. Pertama-tama Ia memandang dunia secara menyeluruh, yakni dunia tempat kehidupan yang diciptakanNya. Dunia dimana manusia yang Ia ciptakan hidup. Dalam dunia ini juga Ia melihat perlawanan dan penolakan akan diriNya namun Allah yang sempurna ini, tetap dengan sempurna mengasihi dan mengampuni manusia dan terus memberikan kesempatan dan memanggil manusia berdosa yang melawan dan menolak Dia untuk kembali kepadaNya. Allah melihat betapa manusia rindu akan diriNya dan ingin kembali kepadaNya, namun cara dan jalan yang mereka lalui adalah cara dan jalan yang tidak pernah membawa mereka kembali kepadaNya, maka Allah menciptaka...

IMAN DAN TANDA (Matius 16:1-4)

Matthew 16:1-4   1 Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka.   2 Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah,   3 dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.   4 Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi. Iman vs Tanda Orang Saduki dan Orang Farisi adalah kaum terpelajar yang secara khusus mendalami hukum-hukum Yahudi. Mereka juga hidup dalam penantian yang pasti akan kehadiran Mesias. Mereka jugalah yang terus menghidupkan pengharapan akan kedatangan Mesias dalam kehidupan ibadah orang Yahudi.  Mereka hidup dalam meditasi dan perenungan iman Yahudi mereka. P...

Nama-Nama Mereka (Tafsiran Matius 1:1)

“ Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham .” (Matius 1:1) Ada  4 pertanyaan pokok yang perlu dijawab untuk memahami ayat ini.   Apakah yang dimaksud dengan silsilah?   Siapakah Yesus Kristus? Siapakah Daud? Siapakah Abraham? Sebelum menjawab 4 pertanyaan pokok diatas, baiklah kita menjawab beberapa pertanyaan pendukung yang berhubungan langsung dengan 4 pertanyaan pokok tadi tetapi juga menjadi acuan dalam kitab Matius ini. Pertanyaan tersebut antara lain; Mengapa Matius memulai kitabnya dengan penyusunan silsilah yang terbalik? Ternyata menurut Matius, dalam penyusunan tersebut Abraham dan Daud tidak menjadi faktor utama dalam susunan silsilah melainkan Yesus Kristus. Dalam kitab Injilnya, Matius ingin menulis tentang Yesus Kristus dan bukan Abraham atau Daud. Pengertian Silsilah adalah “susunan garis keluarga”. Nah dengan menulis Yesus Kristus diawal susunan maka Matius hendak mengakhiri susunan garis keluarga Abraham pada Yesus...